DipundakKu Masa Depan BangsaKU

@Nash_Khoirun

Sabtu, 22 Oktober 2011

Keajaiban Alqur'an dan Ilmu Pengetahuan


Tata Surya Matahari dengan 8 planetnyaBenar kiranya jika Al Qur’an disebut sebagai mukjizat. Bagaimana tidak, ternyata ayat-ayat Al Qur’an yang diturunkan di abad ke 7 masehi di mana ilmu pengetahuan belum berkembang (saat itu orang mengira bumi itu rata dan matahari mengelilingi bumi), sesuai dengan ilmu pengetahuan modern yang baru-baru ini ditemukan oleh manusia.
Sebagai contoh ayat di bawah:
“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” [Al Anbiyaa:30]
Saat itu orang tidak ada yang tahu bahwa langit dan bumi itu awalnya satu. Ternyata ilmu pengetahuan modern seperti teori Big Bang menyatakan bahwa alam semesta (bumi dan langit) itu dulunya satu. Kemudian akhirnya pecah menjadi sekarang ini.
Kemudian ternyata benar segala yang bernyawa, termasuk tumbuhan bersel satu pasti mengandung air dan juga membutuhkan air. Keberadaan air adalah satu indikasi adanya kehidupan di suatu planet. Tanpa air, mustahil ada kehidupan. Inilah satu kebenaran ayat Al Qur’an.
Tatkala merujuk kepada matahari dan bulan di dalam Al Qur’an, ditegaskan bahwa masing-masing bergerak dalam orbit atau garis edar tertentu.
“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (Al Qur’an, 21:33)
Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah diam, tetapi bergerak dalam garis edar tertentu:
“Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (Al Qur’an, 36:38)
Langit yang mengembang (Expanding Universe)
Dalam Al Qur’an, yang diturunkan 14 abad silam di saat ilmu astronomi masih terbelakang, mengembangnya alam semesta digambarkan sebagaimana berikut ini:
“Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya.” (Al Qur’an, 51:47)
Menurut Al Qur’an langit diluaskan/mengembang. Dan inilah kesimpulan yang dicapai ilmu pengetahuan masa kini.
Sejak terjadinya peristiwa Big Bang, alam semesta telah mengembang secara terus-menerus dengan kecepatan maha dahsyat. Para ilmuwan menyamakan peristiwa mengembangnya alam semesta dengan permukaan balon yang sedang ditiup.
Hingga awal abad ke-20, satu-satunya pandangan yang umumnya diyakini di dunia ilmu pengetahuan adalah bahwa alam semesta bersifat tetap dan telah ada sejak dahulu kala tanpa permulaan. Namun, penelitian, pengamatan, dan perhitungan yang dilakukan dengan teknologi modern, mengungkapkan bahwa alam semesta sesungguhnya memiliki permulaan, dan ia terus-menerus “mengembang”.
Pada awal abad ke-20, fisikawan Rusia, Alexander Friedmann, dan ahli kosmologi Belgia, George Lemaitre, secara teoritis menghitung dan menemukan bahwa alam semesta senantiasa bergerak dan mengembang.
Fakta ini dibuktikan juga dengan menggunakan data pengamatan pada tahun 1929. Ketika mengamati langit dengan teleskop, Edwin Hubble, seorang astronom Amerika, menemukan bahwa bintang-bintang dan galaksi terus bergerak saling menjauhi.
Gunung yang Bergerak
“Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan.” [QS 27:88]
14 abad lampau seluruh manusia menyangka gunung itu diam tidak bergerak. Namun dalam Al Qur’an disebutkan gunung itu bergerak.
Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat. Pada awal abad ke-20, untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang ilmuwan Jerman bernama Alfred Wegener mengemukakan bahwa benua-benua pada permukaan bumi menyatu pada masa-masa awal bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang berbeda-beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauhi.
Gambar Gerakan Gunung / BenuaPara ahli geologi memahami kebenaran pernyataan Wegener baru pada tahun 1980, yakni 50 tahun setelah kematiannya. Sebagaimana pernah dikemukakan oleh Wegener dalam sebuah tulisan yang terbit tahun 1915, sekitar 500 juta tahun lalu seluruh tanah daratan yang ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang dinamakan Pangaea. Daratan ini terletak di kutub selatan.
Sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea terbelah menjadi dua bagian yang masing-masingnya bergerak ke arah yang berbeda. Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika, Australia, Antartika dan India. Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika Utara dan Asia, kecuali India. Selama 150 tahun setelah pemisahan ini, Gondwana dan Laurasia terbagi menjadi daratan-daratan yang lebih kecil.
Benua-benua yang terbentuk menyusul terbelahnya Pangaea telah bergerak pada permukaan Bumi secara terus-menerus sejauh beberapa sentimeter per tahun. Peristiwa ini juga menyebabkan perubahan perbandingan luas antara wilayah daratan dan lautan di Bumi.
Pergerakan kerak Bumi ini diketemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20. Para ilmuwan menjelaskan peristiwa ini sebagaimana berikut:
Kerak dan bagian terluar dari magma, dengan ketebalan sekitar 100 km, terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan. Terdapat enam lempengan utama, dan beberapa lempengan kecil. Menurut teori yang disebut lempeng tektonik, lempengan-lempengan ini bergerak pada permukaan bumi, membawa benua dan dasar lautan bersamanya. Pergerakan benua telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm per tahun. Lempengan-lempengan tersebut terus-menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. Setiap tahun, misalnya, Samudera Atlantic menjadi sedikit lebih lebar. (Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; General Science, Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 30)
Ada hal sangat penting yang perlu dikemukakan di sini: dalam ayat tersebut Allah telah menyebut tentang gerakan gunung sebagaimana mengapungnya perjalanan awan. (Kini, Ilmuwan modern juga menggunakan istilah “continental drift” atau “gerakan mengapung dari benua” untuk gerakan ini. (National Geographic Society, Powers of Nature, Washington D.C., 1978, s.12-13)
Tidak dipertanyakan lagi, adalah salah satu kejaiban Al Qur’an bahwa fakta ilmiah ini, yang baru-baru saja ditemukan oleh para ilmuwan, telah dinyatakan dalam Al Qur’an.
“Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan dan Kami turunkan hujan dari langit lalu Kami beri minum kamu dengan air itu dan sekali kali bukanlah kamu yang menyimpannya.” (Al Qur’an, 15:22)
Ramalan Kemenangan Romawi atas Persia
“Alif, Lam, Mim. Telah dikalahkan bangsa Romawi, di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang, dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang).” (Al Qur’an, 30:1-4)
Ayat-ayat ini diturunkan kira-kira pada tahun 620 Masehi, hampir tujuh tahun setelah kekalahan hebat Bizantium Kristen di tangan bangsa Persia, ketika Bizantium kehilangan Yerusalem. Kemudian diriwayatkan dalam ayat ini bahwa Bizantium dalam waktu dekat menang. Padahal, Bizantium waktu itu telah menderita kekalahan sedemikian hebat hingga nampaknya mustahil baginya untuk mempertahankan keberadaannya sekalipun, apalagi merebut kemenangan kembali. Tidak hanya bangsa Persia, tapi juga bangsa Avar, Slavia, dan Lombard menjadi ancaman serius bagi Kekaisaran Bizantium. Bangsa Avar telah datang hingga mencapai dinding batas Konstantinopel. Kaisar Bizantium, Heraklius, telah memerintahkan agar emas dan perak yang ada di dalam gereja dilebur dan dijadikan uang untuk membiayai pasukan perang. Banyak gubernur memberontak melawan Kaisar Heraklius dan dan Kekaisaran tersebut berada pada titik keruntuhan. Mesopotamia, Cilicia, Syria, Palestina, Mesir dan Armenia, yang semula dikuasai oleh Bizantium, diserbu oleh bangsa Persia. (Warren Treadgold, A History of the Byzantine State and Society, Stanford University Press, 1997, s. 287-299.)
Diselamatkannya Jasad Fir’aun
“Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu” [QS 10:92]
ramses.jpgMaurice Bucaille dulunya adalah peneliti mumi Fir’aun di Mesir. Pada mumi Ramses II dia menemukan keganjilan, yaitu kandungan garam yang sangat tinggi pada tubuhnya. Dia baru kemudian menemukan jawabannya di Al-Quran, ternyata Ramses II ini adalah Firaun yang dulu ditenggelamkan oleh Allah swt ketika sedang mengejar Nabi Musa as.
Injil & Taurat hanya menyebutkan bahwa Ramses II tenggelam; tetapi hanya Al-Quran yang kemudian menyatakan bahwa mayatnya diselamatkan oleh Allah swt, sehingga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.
Perhatikan bahwa Nabi Muhammad saw hidup 3000 tahun setelah kejadian tersebut, dan tidak ada cara informasi tersebut (selamatnya mayat Ramses II) dapat ditemukan beliau (karena di Injil & Taurat pun tidak disebut). Makam Fir’aun, Piramid, yang tertimbun tanah baru ditemukan oleh arkeolog Giovanni Battista Belzoni tahun 1817.Namun Al-Quran bisa menyebutkannya karena memang firman Allah swt (bukan buatan Nabi Muhammad saw).
Segala Sesuatu diciptakan Berpasang-pasangan
Al Qur’an yang berulang-ulang menyebut adanya pasangan dalam alam tumbuh-tumbuhan, juga menyebut adanya pasangan dalam rangka yang lebih umum, dan dengan batas-batas yang tidak ditentukan.
“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa-apa yang mereka tidak ketahui.” [Yaa Siin 36:36]
Kita dapat mengadakan hipotesa sebanyak-banyaknya mengenai arti hal-hal yang manusia tidak mengetahui pada zaman Nabi Muhammad. Hal-hal yang manusia tidak mengetahui itu termasuk di dalamnya susunan atau fungsi yang berpasangan baik dalam benda yang paling kecil atau benda yang paling besar, baik dalam benda mati atau dalam benda hidup. Yang penting adalah untuk mengingat pemikiran yang dijelaskan dalam ayat itu secara rambang dan untuk mengetahui bahwa kita tidak menemukan pertentangan dengan Sains masa ini.
Meskipun gagasan tentang “pasangan” umumnya bermakna laki-laki dan perempuan, atau jantan dan betina, ungkapan “maupun dari apa yang tidak mereka ketahui” dalam ayat di atas memiliki cakupan yang lebih luas. Kini, cakupan makna lain dari ayat tersebut telah terungkap. Ilmuwan Inggris, Paul Dirac, yang menyatakan bahwa materi diciptakan secara berpasangan, dianugerahi Hadiah Nobel di bidang fisika pada tahun 1933. Penemuan ini, yang disebut “parité”, menyatakan bahwa materi berpasangan dengan lawan jenisnya: anti-materi. Anti-materi memiliki sifat-sifat yang berlawanan dengan materi. Misalnya, berbeda dengan materi, elektron anti-materi bermuatan positif, dan protonnya bermuatan negatif. Fakta ini dinyatakan dalam sebuah sumber ilmiah sebagaimana berikut:
“…setiap partikel memiliki anti-partikel dengan muatan yang berlawanan … dan hubungan ketidakpastian mengatakan kepada kita bahwa penciptaan berpasangan dan pemusnahan berpasangan terjadi di dalam vakum di setiap saat, di setiap tempat.”
Semua ini menunjukkan bahwa unsur besi tidak terbentuk di Bumi, melainkan dibawa oleh meteor-meteor melalui letupan bintang-bintang di luar angkasa, dan kemudian “dikirim ke bumi”, persis sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Jelas bahwa fakta ini tak mungkin diketahui secara ilmiah pada abad ke-7, di saat Al Qur’an diturunkan.
Sumber:
Harun Yaya
Mukjizat Al Qur’an, Prof. Dr. Quraisy Syihab
BIBEL, QUR-AN, dan Sains Modern
Dr. Maurice Bucaille
Judul Asli: La Bible Le Coran Et La Science
Alih bahasa: Prof. Dr. H.M. Rasyidi
Penerbit Bulan Bintang, 1979
Kramat Kwitang I/8 Jakarta
http://harry.sufehmi.com/archives/2006-06-15-1181/

Islam di Jawa


Dakwah Islam di Tanah Jawa
Pada 1258, kota Baghdad yang selama lima abad menjadi pusat peradaban Islam dibawah kekuasaan Dinasti Abbasiyah ditaklukan oleh bangsa Tartar, Mongol di bawah pimpinan Hulagu Khan, kekuasaan Islam Baghdad digantikan oleh Dinasti Mongolia yang beragama Kristen Nestoria. Hal ini yang menyebabkan kepemimpinan Islam bergeser di tangan para Ulama. Para Ulama kemudian bergerak keluar kota Baghdad menuju wilayah Asia Selatan, Asia Timur dan Asia Tenggara, diantara mereka banyak yang menjadi Saudagar Islam. Daerah Turkestan, Bokhara dan Samarakand adalah pusat perkembangan Islam (Maulana Malik Ibrahim berasal dari Samarakand). Pada masa ini terjadi kelahiran ulama-ulama terkenal diantaranya Imam Bukhori dari Samarakand. Persilangan pernikahan antara keturunan Arab, Cina dengan India telah menjadikan “kerumitan” sejarah dalam menentukan asal-muasal Islam datang ke Indonesia. “Teori Arab” merujuk kepada diantara silsilah para wali dari jalur laki-laki yang menunjukan Trah Nabi Muhammad SAW, sementara “Teori Cina” merujuk kepada silsilah para wali dari garis perempuan.
Meskipun sejak tahun 674 M, di Pantai Barat Sumatera sudah ada koloni-koloni saudagar yang berasal dari negeri Arab, meningkatnya keramaian perdagangan di pelabuhan-pelabuhan pesisir pantai Sumatera dan Jawa terjadi pada kurun abad ke-13 dan 14. Sejalan dengan itu, abad ke-13 dalam sejarah Islam di Indonesia merupakan gelombang kedua dari dakwah Islam yang telah pelopori sebelumnya pada pada abad ke-7 atau masa Khalifah Rasyidiyah.
Intensitas dakwah Islam di tanah Jawa, memiliki beberapa fase perkembangan dinataranya;
Pertama, Dakwah Islam dilakukan oleh para pedagang Muslim dari Arab, India dan Cina kepada komunitas masyarakat biasa di pesisir utara pantai Jawa.
Kedua, Dakwah Islam dilakukan secara Akseleratif oleh para Ulama yang terkenal dengan sebutan “Wali Sanga”.
Ketiga, Dakwah yang dilakukan secara Institusional oleh Negara Islam yaitu Negara Islam Demak dan Negara Islam Cirebon. Kedua negara ini berhasil meluluh lantahkan dua kerajaan yang dominan yaitu Majapahit dan Padjadjaran (Sunda dan Galuh).


Nash_kr34tif

Rabu, 03 Agustus 2011

Daftar 10 Cuaca Teraneh di Dunia.

Di dunia terdapat cuaca aneh yang sangat tak wajar. Seperti langit berdarah, hujan ikan, bom es hingga bulan biru. Fenomena alam yang menarik. Seperti apa?

1.Hujan-Ikan-dan-Katak-di-jepang.
Dari California , Inggris hingga India , secara periodik terjadi presipitasi (hujan) aneh. Hewan kecil seperti ikan, katak dan ular jatuh dari langit beberapa kilometer dari air. Puting beliung yang berputar di danau atau samudra dapat menghisap air dan apapun yang ada di dalamnya ke awan di atasnya.

2.Bola Api Besar.
Selama berabad-abad, orang melaporkan keanehan listrik di rumah mereka, terutama selama badai petir. Bola cahaya seukuran bola golf hingga bola sepakbola terkadang melayang di udara selama badai dan memancarkan panas serta suara.

Bola ini biasanya akan hilang ketika mengenai benda berlistrik seperti TV namun terkadang bisa meledak dengan ganas dan menyebabkan kebakaran. Bola cahaya ini tak hanya mistis juga membuat ilmuwan bingung.

3.Langit Berdarah.
Hujan darah terdengar seperti film horor Hollywood . Namun, pada zaman Romawi kuno, hujan ini dikabarkan pernah terjadi. Meski menakutkan, hujan ini sebenarnya bukanlah darah.

Warna merah disebabkan debu atau pasir yang tertiup ke atmosfer dan dibawa angin kuat dan akhirnya bercampur dengan awan hujan dan mewarnai hujan. Di Eropa, hujan merah ini diwarnai debu yang ada di benua itu dari badai pasir Sahara .

4.Tiga Matahari.
Di hari yang cerah, langit juga bisa memberi kejutan, setidaknya untuk mata. Jika matahari dekat dengan horizon dan awan cirrus berada di atasnya, ‘hantu’ tiga matahari akan bersinar di langit.

Matahari hantu ini sebenarnya cahaya terang yang tercipta ketika cahaya matahari dicerminkan oleh kristal kecil yang ada di awan. Meski hal ini merupakan fenomena optik umum, fenomena ini tak selalu muncul.

5.Bulan Biru.
‘Bulan biru’ terjadi tiap dua setengah tahun ketika bulan purnama terjadi dua kali dalam satu bulan kalender. Terdapat peristiwa langka ketika bulan tampak biru. Kebakaran hutan dan gunung api dapat menembakkan abu ke atmosfer dan tercampur tetesan air.

Tetesan air ini dapat bergerak ribuan kilometer mengelilingi Bumi dan cukup untuk membuyarkan cahaya matahari dan membuat bulan berwarna biru.

6.Monster Laut.
Monster Loch Ness mungkin hanya ungkapan berlebihan dari kolom putaran air. Angin puyuh kecil yang terkadang disebut ‘iblis air’ ini dapat mengubah air hangat menjadi corong.

Iblis air ini dapat berputar dan mengeluarkan suara desis. Suara ini dipadukan dengan tampilan seperti berleher panjang dan membuatnya terkesan seperti monster laut menakutkan yang akan melompat menyerang Anda.

7.Angin Puyuh Berapi.
Meski tak ganas, iblis debu ini bisa sangat mengerikan. Angin puyuh ini merupakan versi kecil tornado yang terbentuk ketika panas bertemua tanah menyebabkan udara dan angin di atasnya berputar.

Angin puyuh ini tercampur debu dari tanah. Angin puyuh ini memiliki saudara yang lebih menakutkan, yakni iblis api. Iblis api terbentuk ketika panas intens hutan kebakaran menciptakan tali api yang berputar dengan ganas di atas kebakaran itu.

8.Sprite, Jet dan Elf.
Selama bertahun-tahun, pilot melaporkan kilatan berwarna aneh yang keluar dari ujung badai awan dan membuat banyak orang tak percaya. Namun kini, ilmuwan menemukan bukti jenis petir aneh ini memang ada. Sprite merah merupakan ledakan cahaya merah yang berada 80,5 km di atas Bumi dan biasanya muncul dalam lebih dari dua kluster.

Saudaranya, Jet biru, merupakan kerucut cahaya biru yang terjadi di bagian atmosfer yang lebih rendah dari Sprite merah. Jet biru yang terjadi bersamaan dengan Sprite merah disebut Elf. Cahaya merah berbentuk panekuk yang tercipta dari petir di bawahnya. Kilatan ini hanya terjadi seperseribu detik dan ilmuwan terus menyelidi apa pemicunya.

9.Api Santo Elmo.
Selama badai petir, banyak orang melaporkan bola ‘api’ berdansa di atas kapal. Bola api kecil bernama api Santo Elmo ini merupakan listrik statis yang timbul selama badai petir. Meski tak berbahaya, bola api kecil ini bisa terjadi sebelum ada sambaran petir. Bola api ini bisa menjadi pengingat agar Anda menjauh.

10.Bom Es.
Kebanyakan orang yang pernah mengalami badai petir pernah mengalami hujan es sebesar bola kasti. Namun, pada beberapa hujan es, bisa jauh lebih besar (tercatat 40 kilogram) jatuh dari langit.

Lebih misteriusnya, bongkahan es ini terkadang jatuh ke Bumi tanpa adanya awan di langit. Sementara beberapa hujan es terbukti terjadi karena ada es yang jatuh dari sayap pesawat, beberapa hujan es masih tak bisa dijelaskan apa penyebabnya.

Nash_Ita

Senin, 01 Agustus 2011

Tips Menjalankan Puasa Ramadhan Sehat

. Alhamdulillah Ramadhan 1432 H tahun 2011 ini masih diberi kesempatan untuk menjalankan puasa. Seperti biasa sebelum puasa tiba kita suka mengirimkan SMS ucapan puasa Ramdhan. Dan untuk menjalankan puasa sebulan penuh dengan sehat, perlu diketahui tisp puasa sehat.
Tips Menjalankan Puasa Sehat
Tips Puasa Sehat Ramadhan 2011
Berikut 6 tips menjalankan puasa sehat :
1. Jangan Tinggalkan Sahur
Sahur merupakan salah satu rangkaian dalam ibadah puasa Ramadhan yang sangat disarankan, dalam sebuah Hadist disebutkan bahwa
Rasulullah SAW Bersabda : “Sahurlah kamu, karena dalam sahur itu terdapat berkah yang besar”.
Kenapa sahur penting bagi kita yang menjalankan puasa?, Saat menjalankan puasa tubuh kita tidak mendapatkan asupan gizi kurang lebih selama 14 jam. Untuk itu supaya tubuh dapat menjalankan fungsi dengan baik, sel-sel tubuh membutuhkan gizi dan energi dalam jumlah cukup.
Untuk menu sahur sebaiknya pilih makanan berserat dan berprotein tinggi, tapi hindari terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang manis-manis.
Banyak makan makanan manis disaat sahur akan membuat Anda cepat lapar di siang hari. Makanan manis membuat tubuh bereaksi melepaskan insulin secara cepat, insulin berfungsi memasukkan gula dari dalam darah ke dalam sel-sel tubuh dan digunakan sebagai sumber energi. Sedangkan makan makanan berserat membuat proses pencernaan lebih lambat dan membantu insulin dikeluarkan secara bertahap. Untuk membuat energi dari sahur tahan lama, bersahurlah lebih akhir saat mendekati imsak.
2. Jangan Tunda Berbuka
Setelah seharian menahan lapar dan dahaga tentunya energi kita terkuras, untuk memulihkan energi kembali, saat berbuka makanlah karbohidrat sederhana yang terdapat dalam makanan manis. Makanan yang mengandung gula mengembalikan secara instant energi kita yang terkuras seharian.
Tetapi usahakan menghindari minum es atau yang bersoda, karena jenis minuman ini dapat membuat pencernaan tak berfungsi secara normal.
3. Makanlah Secara Bertahap
Biasanya begitu mendengar bedug maghrib, tanpa tunggu lagi kita langsung menyantap habis hidangan yang disediakan diatas meja. Ini bukanlah pola yang bagus untuk kesehatan, setelah seharian perut kita tak terisi dan organ cerna beristirahat, sebaiknya jangan langsung menyantap hidangan dalam jumlah besar. Saat tiba waktu berbuka makan makanan manis, seperti kolak, atau minum teh hangat, istirahatkan sesaat, bisa Anda gunakan jeda itu untuk menjalankan sholat magrib sambil memberi waktu organ cerna kita menyesuaikan.
Baru setelah sholat Anda dapat lanjutkan kembali makan makanan yang lebih berat seperti nasi dan lauk-pauknya.
Dan setelah Tarawih dilanjutkan lagi dengan sesi makan kecil atau camilan.
4. Jangan Tinggalkan Olahraga
Menjalankan puasa bukan berarti berhenti total berolahraga. Justru aktivitas fisik tetap dibutuhkan untuk menjaga kelancaran peredaran darah agar kita tidak mudah loyo.
Namun untuk urusan ini pilih olahraga ringan yang tak membutuhkan energi berlebih, seperti lari-lari kecil atau jalan kaki. Sebaiknya lakukan olahraga menjelang waktu berbuka.
Tarawih selain ibadah juga sebagai sarana menjaga kebugaran
jasmani karena saat melakukan sholat tarawih sama dengan membakar kalori.
5. Konsumsi Cukup Air
Air merupakan zat yang sangat dibutuhkan tubuh. Lebih dari 60 % tubuh kita terdiri dari air. Untuk menjalankan fungsinya dengan baik setiap organ tubuh kita membutuhkan air. Tanpa air yang cukup tubuh akan mengalami gangguan.
Untuk itu perbanyak minum air untuk simpanan dalam tubuh supaya semua organ berfungsi dengan baik. Yang disebut air disini bukan hanya berupa air putih, tapi susu dan teh pun juga termasuk di dalamnya. Supaya kebutuhan tubuh tercukupi, aturlah agar Anda minum delapan gelas air sebelum menjalani puasa esok hari.
6. Kendalikan Emosi
Rasulallah SAW bersabda bahwa puasa itu bukan hanya menahan lapar dan dahaga tetapi juga menahan nafsu. Dengan kata lain tujuan puasa adalah me-manage emosi, belajar bersabar dan berupaya mendekatkan diri kepada Tuhan.
Secara psikologis ini mempengaruhi mental-spiritual kita, dengan mengendalian emosi membuat jiwa kita tumbuh lebih sehat, dan merasakan kedekatan dengan Allah membuat hati kita damai.

Nash_ita

Ramadhan Ceria Tanpa Maksiat

Tepat saat kamu membaca buletin gaulislam edisi kali ini, Ramadhan kamu pas udah di tengah-tengah. Betul apa bener? Ramadhan udah separuh? jalan, itu artinya separuh langkah lagi bakal menjumpai Idul Fitri (dalam bahasa pasaran di sini disebut lebaran). Gimana perasaan kamu menjelang lebaran yang itu artinya mengakhiri Ramadhan? Pasti nano-nano kali yah, ada senengnya, ada sedihnya ada harap-harap cemas alias H2C. Kok bisa?
Seneng karena lebaran adalah momen kemenangan dari menahan hawa nafsu selama sebulan penuh. Siapa juga yang nggak senang bila ia meraih kemenangan, tul kan? Sedih karena meninggalkan bulan Ramadhan yang penuh berkah dan ampunan dari Allah Swt. H2C alias harap-harap cemas karena kita nggak bakal tahu seberapa panjang umur kita sehingga bisa menjumpai Ramadhan tahun depan. Nah, mumpung masih suasana Ramadhan, semangat ini kudu kamu jaga hingga akhir nanti bahkan selama 11 bulan berikutnya dong ya. Jangan cuma taat dan insaf ketika Ramadhan aja, tapi kemudian malah balik lagi berbuat maksiat ketika di bulan lain. Naudzubillah banget deh!
Fenomena bunglon
Kamu tahu binatang bunglon? Itu tuh, yang kulitnya suka berubah-ubah warnanya tergantung di mana ia hidup. Kalo pas ia ada di tanah, warna kulitnya jadi coklat kehitaman kayak tanah. Kalo pas di deket daun, warna kulitnya jadi ikutan hijau kayak daun. Pokoknya ?plin-plan’ gitu deh, tergantung situasi dan kondisi. Wajar aja sih, namanya juga hewan.
Tapi jangan salah, banyak banget manusia saat ini yang demen ikutan jejak si bunglon. Ketika Ramadhan menjelang, banyak cewek jadi pake kerudung. Apalagi dengan booming-nya film Ayat-Ayat Cinta dan wajah cantik Rianti Cartwright yang pake cadar, banyak banget cewek jadi ikut-ikutan. Tapi karena Mbak Rianti sendiri pake kerudung dan cadar pas cuma main film, maka banyak cewek juga ikut-ikutan pake kerudung dan menutup aurat secara bongkar pasang alias nggak konsisten. Momen Ramadhan pun menjadi waktu yang pas buat tampil dengan penampilan baru full ?kerudung Humairah’ yang lagi tren kayak di sinetron.
Nggak ada yang salah sih dengan tren ?kerudung Humairah’, cuma jadi salah kalo berkerudungnya muslimah bukan karena kesadaran tapi cuma ikut-ikutan aja. Bintang pujaan pake kerudung, dia ikutan. Besoknya bintang pujaan lepas kerudung, eh…dia ikutan juga. Gawat kan?
Itu dari segi busana, belum lagi dari segi perilaku dan akhlak. Baju boleh berjilbab bagi yang cewek, berpeci dan berbaju koko bagi yang cowok. Sah-sah aja kok dengan itu semua. Tapi jadi aneh ketika cewek berjilbab dan cowok berpeci jalan berduaan padahal mereka non mahrom dan jelas bukan suami istri. Di sinilah yang namanya kebajikan dan kebatilan dicampur aduk nggak karuan dengan takaran suka-suka. Kalo es campur sih emang segar. Lha kalo ini, air susu dicampur air comberan, emang kamu mau meminumnya? Ih…nggak banget deh.
Fenomena inilah yang saat ini berusaha ditawarkan oleh sinetron bunglon yang pastinya juga dihuni oleh para seleb bunglon juga. Gaul bebas tapi dengan bungkus Islam biar laku dijual. Apalagi yang jadi produsernya kebanyakan bukan muslim. Sudah pasti pertimbangan sesuai or nggaknya dengan hukum Islam nggak jadi soal. Yang penting gimana produknya laku dan banyak yang pasang iklan. Ujung-ujungnya duit juga. Khas kapitalis banget, Non!
Kenapa terjadi?
Tidak lain dan tidak bukan, itu semua terjadi karena dangkalnya pemahaman umat Islam terhadap Islam itu sendiri. Islam dianggap sebagai ibadah ritual semata yang muncul cuma di bulan Ramadhan. Maka tak heran banyak orang jadi kelihatan islami ketika bulan Ramadhan tiba. Tayangan-tayangan TV juga jadi ikut islami meski kesannya terpaksa, gitu. Gimana nggak kalo tema yang diangkat nggak beda jauh dengan sinetron umumnya yaitu seputar pacar, harta dan dendam. Bedanya para pemainnya pada pake kerudung, pake nama islami dan istilah yang dipake juga yang berbau Islam semacam ta’aruf.
Selain karena lemahnya pemahaman Islam di tubuh kaum muslimin, merasuknya paham materialisme sudah begitu membudaya di kalangan masyarakat kita. Agama pun menjadi komoditi dagangan selama bisa menghasilkan uang. Tak masalah menutup aurat meskipun gerah dan panas asal tawaran job makin membanjir. Mereka takut dosa nggak sih? Walllahu’alam itu mah. Tapi yang pasti kalo emang takut dosa mereka udah ninggalin dunia entertainment itu. Kamu bisa nilai sendiri deh. So, jadinya banyak kita saksikan para selebritis yang berkerudung tapi juga aktif pacaran, menutup aurat tapi mainnya ke diskotik. Tak heran, bila generasi STMJ (Sholat Terus Maksiat Jalan) jadi membudaya di tengah masyarakat terutama remaja kita.
Baju muslim dan muslimah hanya dijadikan pilihan mode saja tanpa ada kesadaran penuh tentang syariat Islam. Memang sih, pilihan baju seseorang tidak lantas menunjukkan kualitas takwanya. Tapi seharusnya penampilan luar itu merupakan salah satu indikasi tentang ketaatan manusia kepada Sang Khalik. Jadi tak peduli bulan Ramadhan atau bulan lainnya, menutup aurat sesuai syariat tetap wajib. Akhlak yang baik dan terpuji juga kudu itu. Nggak ada tuh yang namanya pemisahan antara agama dengan kehidupan alias sekulerisme. Islam adalah satu kesatuan yang utuh dalam membentuk pribadi muslim, bukan pribadi bunglon.
Jangan mau jadi bunglon!
Bagi kamu yang merasa diri sebagai manusia, jangan mau disamakan dengan bunglon. Kamu kudu punya jati diri yang jelas. Dalam hal ini, jati dirimu Islam saja. Dengan standar Islam kamu berpakaian. Dengan standard Islam, kamu berbuat dan berakhlak. Semua kamu lakukan dengan penuh kesadaran, bukan cuma bisa ikut-ikutan aja.
Ramadhan bagi kamu yang merasa menjadi manusia utuh, bukan tipe bunglon adalah ajang untuk menempa diri agar menjadi manusia bertakwa. Bila kamu yang sebelumnya masih belum menutup aurat dengan sempurna, sholat masih bolong-bolong, masih suka nyontek pas ulangan, masih suka bengal terhadap guru dan orang tua, maka inilah saat yang tepat untuk berbenah diri. Keinsafan yang kamu lakukan itu serius, dengan sebenarnya. Bukan cap tomat alias sekarang pas Ramadhan tobat eh…selepas Ramadhan kumat lagi. Semoga kamu bukan tipe seperti ini ya.
Ramadhan itu hadir sebagai ajang untuk menempa kamu menjadi manusia bertakwa. Allah Swt. berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa (QS al-Baqarah [2]: 183)
Nah, ciri-ciri orang bertakwa itu menjalankan perintah Allah dan menjauhi laranganNya. Ketika kamu diperintahkan berpuasa, maka kamu kudu puasa biarpun nggak ada yang melihat. Jangan sampai berangkat dari rumah puasa karena malamnya ikutan makan sahur, eh…sampai sekolah mojok di kantin minum es teh. Terus, sorenya pura-pura lagi ikut berbuka bersama keluarga. Aduh..semoga kamu bukan tipe bunglon yang ini ya. Karena meskipun sepertinya nggak ada yang tahu perbuatanmu, tapi Allah Maha Mengetahui. Tak ada satu jengkal pun di bumi ini yang bisa sembunyi dari penglihatanNya.
Mungkin kamu bisa menipu mata manusia dengan bertingkah seperti bunglon. Tapi kamu nggak akan pernah bisa menipu Allah dan yang terutama dirimu sendiri. Nggak asyik banget jadi manusia yang nggak punya prinsip. Nggak keren jadi remaja plin-plan itu, lho. Sebaliknya, yang asyik dan keren itu adalah jadi remaja yang mampu berteriak ?gue tahu apa yang gue mau’. Maksudnya teriakan itu nggak usah kamu ucapkan kenceng-kenceng, entar malah keselek lho. Teriakan itu cukup tercermin dari sikapmu yang menjalankan syariat Islam tanpa perlu harus plin-plan. Jati dirimu sebagai seorang muslim dan muslimah jelas, nggak lagi kabur.
Oke deh, yang jelas kamu sekarang udah pada ngeh kalo Ramadhan itu bulan penempaan diri untuk mencapai derajat muttaqin. Ramadhan bukan bulan taat sementara tapi teus balik maksiat lagi sesudahnya, naudzhubillah. Oya, supaya Ramadhan kamu jadi lebih oke, nih ada langkah-langkah jitu buat kamu.
Tips dan triks di bulan Ramadhan
Di bawah ini ada langkah-langkah yang kayaknya pas banget buat kamu supaya Ramadhan kamu jadi lebih ceria dan bermakna.
Pertama, berpuasa kudu ikhlas, dong. Maksudnya kamu kudu bener-bener niat untuk menjalankan puasa sebulan penuh tanpa ada niatan untuk batal kecuali bila sakit atau ada halangan yang syar’i. Bakal rugi banget kalo sampai kamu batal puasa karena tergoda teman minum es campur, misalnya. Selain dosa besar, nilai dan pahala puasa di bulan Ramadhan tidak akan mungkin bisa diganti dengan puasa di hari lain sebanyak apa pun juga. Rasulullah bersabda: “Barangsiapa tidak puasa pada bulan Ramadhan sekalipun sehari tanpa alasan rukhsoh atau sakit, hal itu (merupakan dosa besar) yang tidak bisa ditebus bahkan seandainya ia berpuasa selama hidupnya” (HR. at-Tirmidzi)
Kedua, tetap beraktivitas seperti biasa. Jangan karena alasan berpuasa, kamu jadi bermalas-malasan untuk melakukan sesuatu. Belajar, membantu orang tua, berangkat ngaji dll itu kudu tetap harus dilakukan. Benar sih, tidurnya orang berpuasa itu memang berpahala, tapi beraktivitasnya orang berpuasa itu jauh lebih berpahala daripada cuma tiduran mulu. Jadi tak ada alasan lagi bagi kamu untuk merasa lemas dan malas ya. Inget lho. Ok?
Ketiga, perbanyak amal kebajikan semisal membaca al-Quran, ibadah sunah dan bersedekah. Sebab, setiap perbuatan baik di bulan Ramadhan itu dilipatgandakan ganjarannya. Rugi banget kan kalo kamu beribadah sekedarnya saja? Sholat tarawih jangan lupa dikerjakan supaya ibadah puasamu lebih afdhol. Ketika berangkat ke masjid atau musholla, niatkan mencari pahala dan ridho Allah saja. Nggak usah lirik-lirikan mencari gebetan dengan cuci mata. Ingat, ini bulan Ramadhan loh. Di bulan lain aja nggak boleh jelalatan, apalagi di bulan Ramadhan. Tul nggak sih?
Keempat, menjauhi hal-hal yang sia-sia dan tak berguna. Bergunjing, ngerumpi, ngegosip dan teman-temannya itu kudu dijauhi daripada nilai puasamu jadi ternoda karena perbuatan tersebut. Mending waktu yang ada digunakan untuk belajar bersama, tilawah bareng, atau ikut pengajian rame-rame. Dijamin Ramadhan kamu jadi indah dan bermakna karena bukan musuh yang dicari tapi persahabatan dan persaudaraan sejati.
Moga sedikit tips di atas bisa membantu kamu untuk melalui Ramadhan ini dengan penuh ketakwaan. Nggak ada jaminan dari siapa pun kalo kamu masih bisa berjumpa lagi dengan Ramadhan tahun depan. So, jangan sia-siakan Ramadhan kali ini dengan beribadah secara asal aja. Maksimalkan amalmu dengan hal-hal positif untuk menabung pahala buat bekal di akhirat nanti. Ingat, pahala berlipat-ganda menanti kita lho di bulan mulia ini. Jadi, ayo berlomba-lomba dalam kebaikan dengan garis finish di surgaNya kelak, insya Allah.